Blogroll

Selasa, 20 Mei 2014

Yamaha YZF R15 - V 2.0 Specifications


Yamaha YZF R15 - V 2.0 Specifications



 



 


Features

 

SpeedometerDigital
TachometerYes
Tachometer TypeAnalogue
Shift LightNo
Electric StartYes
TripmeterYes
No Of Tripmeters2
Tripmeter TypeDigital
Low Fuel IndicatorYes
Low Oil IndicatorNo
Low Battery IndicatorNo

Colors

Racing Blue, Sunset Red, Midnight Black, Fiery Red
 
 

Specs

Engine
Displacement (cc)150
Cylinders1
Max Power16.7
Maximum Torque15
Bore (mm)57
Stroke (mm)59
Valves Per Cylinder4
Fuel Delivery SystemFuel Injection
Fuel TypePetrol
IgnitionT.C.I
Spark Plugs (Per Cylinder)1
Cooling SystemLiquid Cooled
Transmission
Gearbox TypeManual
No Of Gears6
Transmission TypeChain Drive
ClutchWet Multiple-disc
Dimensions & Weight
Kerb Weight (Kg)136
Overall Length (mm)1970
Overall Width (mm)670
Overall Height (mm)1070
Wheelbase (mm)1345
Ground Clearance (mm)160
Seat Height (mm)800
Fuel Efficiency & Range
Fuel Tank Capacity (Litres)12
Reserve Fuel Capacity (Litres)1.2
FuelEfficiency Overall (Kmpl)42
Fuel Efficiency Range (Km)500
Chassis & Suspension
Chassis TypeDelta box
Front SuspensionTelescopic
Rear SuspensionLinked type Monocross
Braking
Brake TypeDisc
Front DiscYes
Front Disc/Drum Size (mm)267
Rear DiscYes
Rear Disc/Drum Size (mm)220
Calliper TypeDual Piston
Wheels & Tyres
Wheel Size (inches)17
Front Tyre90/80-17
Rear Tyre130/70-R17
Tubeless TyresYes
Radial TyresNo
Alloy WheelsYes
Electricals
Electric System--
Battery12V, 3.5Ah (10H)
Headlight TypeDual
Headlight Bulb TypeLo beam12V/35W X1, Hi beam12V/35W X2
Brake/Tail LightLED Tail Light
Turn SignalYes
Pass LightYes
Performance
0 to 60 kmph (Seconds)4.89
0 to 80 kmph (Seconds)--
0 to 40 m (Seconds)--
Top Speed (Kmph)130
60 to 0 Kmph (Seconds, metres)18.25
80 to 0 kmph (Seconds, metres)--
Fuel GaugeYes
Digital Fuel GaugeYes
Pillion SeatYes
Pillion FootrestYes
Pillion BackrestNo
Pillion GrabrailYes
Stand AlarmNo
Stepped SeatYes
Antilock Braking SystemNo
KillswitchYes
ClockNo

YAMAHA R25

Yamaha semakin bergerigi dengan mengeluarkan varian motor sport barunya yaitu Yamaha r25. Motor Sport ini memiliki desain seperti YZR-M1. YZR-M1 adalah motor motoGP kelas paling atas. Tentu saja dengan desainnya yang mirip motor motoGP ini membuat Yamaha r25 semakin gagah melaju di jalanan. Yamaha r25 mulai dipertontonkan kepada public pada tanggal 20 November 2013 dalam ajang Tokyo Motor Show di negara Jepang. Saat dipamerkan motor 250 cc ini langsung menarik minat para pengunjung untuk melihatnya dibandingkan dengan 19 motor lain yang dipamerkan oleh Yamaha.

 Memang motor sport Yamaha R25 ini memiliki daya tarik sendiri dari segi desainnya. Desainnya sangat gahar dan sporty. Desain yang mengadopsi dari motor balap Yamaha ini memang mempunyai estetika tersendiri. Tulisan dari Yamaha dalam setiap ajang MotoGP yang disematkan dalam motor-motornya pun tidak ketinggalan dalam Yamaha R25, yaitu tulisan “Yamaha Semakin di Depan” yang ada di bagian bawah saat motor sport yamaha ini dipertunjukkan di Tokyo. Namun kurang rasanya pembaca jika tidak mengetahui jeroannya motor ini. Semisena akan mencoba mengulas spesifikasi Yamaha r25 untuk para pembaca.

Spesifikasi Yamaha R25

Untuk menganalisa spesifikasi Yamaha R25 kita pertama ke bagian desain terlebih dahulu. Desain yang membentuk motor Yamaha R25 ini terlihat berani dengan meruncingnya bentuk body bagian depan dan belakang. Meruncingnya body ini juga selain sebagai keindahan juga sangat membantu akselerasi dari motor sport Yamaha r25 ini. Pada bagian jok terlihat sangat nyaman untuk diduduki dengan bantalan tangkinya. Bentuknya sangat terlihat agresif dipadukan mesinnya yang gahar. Jika kita melihat pada headlampnya maka anda akan disuguhi desain predator yang cukup sangar serta Sporty Airduct dibagian tengah dan belakang yang sudah menggunakan lampu LED. Spesifikasi Yamaha R25 lainnya dari segi desain bodynya adalah bentuk full fairing multi layer yang ada pada kanan dan kiri bodynya menambah kesan sebagai motor balap yang tangguh dari motor sport 250cc ini. Bentuk tangki bensin sengaja dibuat lebih meninggi dari motor sport lainnya ini menunjukkan bahwa motor Yamaha r25 sebagai raja motor 250cc.  Pada headlamp pembaca juga dapat melihat bahwa desainnya mirip dengan motor Yamaha yang lain yaitu M1. Motor ini memang memadukan beberapa desain dari motor sport Yamaha yang lainnya sehingga membentuk desain motor Yamaha R25 yang sangat ciamik. Fairing samping jika dibanding-bandingkan akan tampak seperti desain dari motor Yamaha r125.
Kita lanjut untuk masuk lebih dalam yaitu spesifikasi Yamaha R25 dari segi dapur pacunya. Dapur pacu atau mesin Yamaha r25 ini jika dilihat spesifikasinya sangat tangguh. Dengan mesin bertipe DOHC dan kapasitas maksimal 249 cc mampu membuat pengendaranya melesat dengan kecepatan tinggi seperti pembalap MotoGP. Mesinnya juga dilengkapi dengan Liquid cooled 4 stroke dan 2 silinder yang membuat performa mesin dari Yamaha r25 semakin mantap. Lalu mesinnya juga disematkan teknologi Direct Drive Camshaft dengan 8 katup, ruang bakar kompresi tinggi, saluran intake tipe down draft, independen injector 12 lubang, berpendingin cairan, DiASil Cylinder dan Forged piston Yamaha yang semakin menambah kejantanan mesin dari motor sport 250cc ini. Dengan spesifikasi Yamaha R25 yang cukup tangguh motor sport ini dapat menghasilkan tenaga maksimal sebanyak 26.5 kW atau 36 PS, sedangkan torsi maksimal yang dapat dihasilkan 22,6 Nm pada 10.000 RPM. Spesifikasi Yamaha r25 ini dari segi mesinnya juga tidak ketinggalan dengan mesinnya yang sudah tertanam Fuel Injection sehingga akan membuat motor ini performa maksimal namun irit bahan bakar. Transmission constant mesh 6 speed juga terpasang dalam mesin Yamaha r25 ini sehingga membuat mesin dari motor sport ini sangat stabil saat dibawa. Itulah spesifikasi dari Yamaha R25 yang berhasil semisena himpun.



Length×Width×Height2,000 mm×720 mm×1,140 mm
Engine typeLiquid-cooled 4-stroke
Cylinder arrangementIn-line 2-cylinder
Displacement249 cm3
Fuel supply systemFuel injection
Transmission typeConstant mesh 6-speed

Jumat, 05 April 2013

Jack The Ripper


Jack sang Pencabik adalah julukan untuk tokoh misterius yang melakukan serangkaian pembunuhan berantai dan mutilasi di Inggris pada abad 19.
Pada 31 Agustus 1888 lewat tengah malam, di distrik East End di kota London, Inggris yang dikenal dengan nama Whitechapel (daerah lampu merah di London) pernah dihebohkan dengan aksi pembunuhan berantai sadis terhadap sejumlah wanita tuna susila. Identitas pelaku pembunuhan hingga kini tidak berhasil diungkap. Polisi hanya tahu bahwa sang pembunuh menjuluki dirinya "Jack the Ripper".
Jack The Ripper tidak meninggalkan bukti satu pun dalam tindakan kriminalnya, pola pembunuhannya pun tidak diketahui, bahkan bisa dibilang acak. Satu-satunya persamaan antara korban-korbannya ialah bahwa mereka adalah wanita tuna susila.

Jack The Ripper membunuh korban-korbannya tanpa ampun. Setelah memotong leher korbannya, kemudian Jack The Ripper memutilasi mereka. Bagaikan bayangan di malam hari, tidak ada seorangpun yang dapat menguak siapakah Jack The Ripper sebenarnya. Walaupun Jack The Ripper "hanya" beraksi lebih kurang satu tahun, korbannya sangat banyak dan telah menjadi legenda sampai sekarang.
Ada juga dugaan kalau pelaku adalah seorang dokter atau setidaknya orang yang mempunyai latar belakang pendidikan kedokteran spesialisasi di bidang operasi bedah karena sayatan-sayatan di tubuh korbannya sangat rapi yang hanya bisa dilakukan menggunakan alat-alat operasi kedokteran yang membutuhkan keahlian khusus.

Identitas Jack the Ripper sampai hari ini masih merupakan misteri; para spekulan memprediksi bahwa Jack the Ripper telah menyebrangi Laut Atlantik dan bermukim di AS setelah pembunuhan-pembunuhan tersebut.
Jack sang Pencabik adalah julukan untuk tokoh misterius yang melakukan serangkaian pembunuhan berantai dan mutilasi di Inggris pada abad 19.
Pada 31 Agustus 1888 lewat tengah malam, di distrik East End di kota London, Inggris yang dikenal dengan nama Whitechapel (daerah lampu merah di London) pernah dihebohkan dengan aksi pembunuhan berantai sadis terhadap sejumlah wanita tuna susila. Identitas pelaku pembunuhan hingga kini tidak berhasil diungkap. Polisi hanya tahu bahwa sang pembunuh menjuluki dirinya "Jack the Ripper".

Jack The Ripper tidak meninggalkan bukti satu pun dalam tindakan kriminalnya, pola pembunuhannya pun tidak diketahui, bahkan bisa dibilang acak. Satu-satunya persamaan antara korban-korbannya ialah bahwa mereka adalah wanita tuna susila.
Jack The Ripper membunuh korban-korbannya tanpa ampun. Setelah memotong leher korbannya, kemudian Jack The Ripper memutilasi mereka. Bagaikan bayangan di malam hari, tidak ada seorangpun yang dapat menguak siapakah Jack The Ripper sebenarnya. Walaupun Jack The Ripper "hanya" beraksi lebih kurang satu tahun, korbannya sangat banyak dan telah menjadi legenda sampai sekarang.

Ada juga dugaan kalau pelaku adalah seorang dokter atau setidaknya orang yang mempunyai latar belakang pendidikan kedokteran spesialisasi di bidang operasi bedah karena sayatan-sayatan di tubuh korbannya sangat rapi yang hanya bisa dilakukan menggunakan alat-alat operasi kedokteran yang membutuhkan keahlian khusus.
Identitas Jack the Ripper sampai hari ini masih merupakan misteri; para spekulan memprediksi bahwa Jack the Ripper telah menyebrangi Laut Atlantik dan bermukim di AS setelah pembunuhan-pembunuhan tersebut. 

Jumat, 23 November 2012

Sony Alpha NEX-7, Shutter Release Lag-nya Tercepat di Dunia!



Sony Indonesia resmi mengenalkan jagoan barunya di kategori kamera saku (pocket camera) hari ini (28/2). NEX-7, kamera kompak ini diklaim punya kinerja responsif serta fokus otomatis yang cepat. Bahkan, shutter release lag yang minim diklaim sebagai yang tercepat di dunia.Seakan ingin meneruskan sukses NEX seri sebelumnya, Sony membekali banyak “senjata” di kamera anyarnya ini. Sensor Exmor APS HD CMOS dengan resolusi efektif 24,3 megapiksel yang digabungkan dengan prosesor gambar BIONZ Sony versi baru adalah 2 diantara senjata maut NEX.

Exmor CMOS yang dijodohkan dengan prosesor BIONZ ini adalah rahasia mengapa NEX-7 punya kinerja yang gegas. Shutter lag saat mengambil gambar cuma 0,02 detik, dan disebut-sebut sebagai kamera tercepat. Selain itu algoritma autofokus (AF) yang telah ditingkatkan juga menyumbang tambahan tenaga dalam hal kecepatan karena mampu menggandakan kecepatan readout dari sensor gambar serta bisa memroses hasil dengan lebih efisien.

Kalau dicermati, NEX-7 seakan-akan punya dua tombol shutter. Sebenarnya ini adalah TRINAVI, tombol baru yang sengaja disematkan Sony untuk mengakses aneka setelan kreatif kamera. TRINAVI dilengkapi dengan roda kontrol untuk memilih moda kamera secara cepat sekaligus memungkinkan pengguna menciptakan sendiri kontrol pribadi di kamera.

NEX-7 juga merupakan kamera kompak pertama di dunia yang dilengkapi XGA OLED (2,359K dot) TruFinder untuk menghasilkan framing dan focusing yang akurat. Dengan ini, jangkauan frame di NEX-7 bisa dicapai hingga 100%. Bukan cuma itu, electronic viewfinder NEX-7 yang punya kontras tinggi serta moda display yang beragam dapat disesuaikan untuk mendapatkan gambar terbaik di segala kondisi pemotretan.

Merekam gambar bergerak di NEX-7 pun nyaman. Format kompresi gambar AVCHD Progressive yang kini sudah mencapai versi 2 memungkinkan pengguna mengambil gambar dengan kualitas Full HD dengan halus berkat frame rate hingga 50p yang didukung kamera ini. Oh ya, LCD 3 inci-nya bisa diputar sampai 90 derajat ke atas atau 45 derajat ke bawah untuk memudahkan mengambil gambar dari posisi yang sulit.

Bersamaan dengan peluncuran resmi NEX-7, Sony Indonesia juga mengenalkan 3 lensa terbaru yang didesain khusus untuk kamera E-mount (mount khusus mirrorless Sony). Mereka adalah Sony SEL24F18Z dengan bukaan F1.8, Sony SEL50F18 yang merupakan lensa telephoto 50mm dan fitur Optical SteadyShot built in, dan Sony SEL55210, lensa yang kompatibel dengan perekam video Full HD dan punya fasilitas pembesaran 3,8 kali.

Di Indonesia, NEX-7 dipasarkan dengan harga kisaran 11 juta rupiah (body only). Tersedia pula NEX-7 dengan paket lensa 18-55mm.


sumber : www.tabloidpcplus.com

Apa itu kamera Mirrorless?

Kamera Mirrorless adalah kamera yang pada dasarnya sama seperti kamera DSLR. Bedanya ada pada kaca / cermin yang terdapat pada kamera DSLR, tidak terdapat di kamera Mirrorless sehingga ukuran kamera bisa jauh lebih kecil, sama seperti ukuran kamera digital saku biasa.

Di kamera DSLR, kaca tersebut berfungsi memantulkan cahaya dari lensa ke lubang intip atau viewfinder. Hal ini membuat pengguna bisa melihat objek sebelum menjepret. Saat pengguna menekan shutter, mirror ini akan flip up agar cahaya menembak image sensor. Kamera mirrorless menghilangkan mirror atau pentaprisma itu. Live view yang pada kamera DSLR menggunakan kaca, di sini menyatu dengan layar LCD, seperti yang ada di kamera saku.

Kamera ini memang seukuran saku, tetapi berbeda dengan kamera digital saku biasa yang tidak bisa berganti lensa. Kamera mirrorless memiliki berbagai pilihan lensa, layaknya kamera DSLR atau profesional. Hal ini merupakan sebuah keuntungan bagi Anda yang suka traveling, tetapi malas membawa kamera DSLR yang berat. Kamera ini juga menjadi jawaban ketika pengguna ada di lokasi yang melarang penggunaan kamera profesional.

Hasil jepretan kamera mirrorless tidak perlu diragukan. Fotografer profesional sekelas Arbain Rambey dan Darwis Triadi pun sudah mengakui kalau kamera jenis ini bisa menghasilkan foto dengan kualitas oke. Masalah kecepatan fokus juga bisa diandalkan. Beberapa kamera mirrorless keluaran Nikon dan Olympus sudah sangat memuaskan dalam urusan kecepatan fokus. Bahkan bisa lebih cepat dari kamera DSLR.
Keuntungan lainnya, kamera ini lebih cepat mengambil gambar dibanding DSLR, karena pantulan gambar langsung mengenai sensor tanpa melalui cermin atau pentaprisma terlebih dahulu. Satu lagi, kamera ini juga tidak berisik ketika mengambil gambar. Jika kamera DSLR berbunyi cekrek-cekrek ketika mengambil gambar, yang disebabkan oleh mirror yang flip up ketika tombol shutter ditekan. Kamera ini cocok dipakai untuk memotret acara yang tidak diperkenannya adanya keributan atau berisik, seperti konser piano atau akustik. Bisa juga buat untuk mengabadikan behind the scene sebuah film, karena suara cekrek-cekrek dari kamera DSLR bisa masuk ke sound film ketika sedang syuting.

Masato Sogo, Senior Supervisor Overseas Sales and Marketing Departmen Olympus wilayah Asia dan Oseania mengatakan pasar kamera DSLR di Asia udah mulai diambil oleh kamera mirrorless. Kamera jenis ini diperkirakan akan menguasai 45% pangsa pasar DSLR tahun ini. Sangat mungkin kamera menjadi pilihan utama konsumen di masa depan, dan kamera DSLR kembali hanya digunakan oleh para fotografer profesional.

Ada banyak vendor yang mulai meluncurkan jenis kamera ini, mulai dari Olympus, Panasonic, Sony, Samsung, hingga Nikon. Nikon baru meluncurkan kamera mirrorless tahun lalu dengan  dua tipe kamera, yaitu Nikon V1 dan Nikon J1. Rangkaian seri kamera, lensa, dan flash Nikon seri 1 ini tidak hanya memiliki spefikasi mumpuni, tetapi cantik dari sisi tampilan. Berbeda dengan kamera DSLR yang hanya memiliki warna hitam, atau lensa yang terbatas pilihan, hanya hitam atau putih, kamera dan lensa mirrorless menawarkan varian warna yang lebih beragam. Salah satu contohnya mirrorless keluaran Nikon yang menawarkan varian warna hitam, putih, merah, abu-abu, hingga pink. Pilihan warna ini menarik bagi sebagian besar konsumen, tidak hanya perempuan, tetapi mereka yang memperhatikan penampilan.

Canon yang mungkin agak ketinggalan untuk meluncurkan kehadiran Kamera Mirrorless tetap akan saya bahas pada posting ini.Meskipun tidak secara resmi menyebut sebagai “Mirrorless”, Canon akhirnya memperkenalkan seri kamera mirrorless pertamanya lewat EOS M yang memiliki bentuk dan ukuran mirip kamera pocket tetapi dibekali dengan sensor yang sekelas dengan kamera DSLR dan lensa yang bisa diganti-ganti.

Kamis, 31 Mei 2012

The Big Red machine

The Big Red machine

Nah sekarang  saatnya memperkenalkan sepeda Fixed Gear saya, kenapa saya beri julukan “The Big Red Machine” ?  Padahal sepeda kan ga bermesin (-_-“). Saya juluki seperti itu karena warnanya merah serem gan, nama itu juga diambil dari julukan salah satu pemain bintang smack down. Apa hubunganya sepeda fixed gear sama smack down wkwkwk :D.

Rakitan pertama sepeda ini berwarna merah ferari solid, trus ane datengin temen ane yg punya bengkel cat dan ane ganti warna jadi merah candy tone gan, proses pengecatanya pun sangat sulit dan memakan waktu yg sangat lama hhah lebay dikit :p, untuk masalah spesifikasi sepedanya ga begitu branded  gan, ane semua beli di toko sepeda langganan ane, maap ngga bisa nyebutin tempat ntar takutnya promosi bengkel sepeda :D

Spesifikasi sepeda  :
  •   Frame : Taiwan
  •   Stang : Risebar
  •   Handsgrip : Velo
  •   Pedal : Hedgreen
  •   Sadel : Velo custom
  •   Rims : Etrto 4cm
  •   Hub : Akita Flipflop + Lockring Cog 20t
  •   Chain : Becak
  •   Crank : Noname 46t
  •   Ban Luar : Kenda
  •   Ban dalam : Cst
  •   Fork : Custom
  •   Stem : Zoom Repaint
  •   Seatpost : Balap Classic


Berikut penampakan sepeda Fixed Gear ane pas warna Merah Solid gan : 




 Yang ini penampakan Fixed Gear sudah dicat red candy tone  gan : 


Instagram

Instagram

Total Tayangan Halaman

Powered By Blogger
Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto Saya
Dimas Pramana Putra
Bukan hanya kecerdasan, tapi juga sikapmu lah yg menentukan keberhasilanmu :)
Lihat profil lengkapku

Followers

Popular Posts

 

© 2013 Wide Open Road. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top